Inspiring the World

Eka Maulana, ST., MT., M.Eng

Category : Sensors & Devices

Alat untuk mengatur jenis kelamin ternak atau SWIMP UP-SORTER karya mahasiswa UB berhasil meraih gold prize pada kompetisi internasional The 3rd International Young Invnetors Award (IYIA), yang diselenggarakan di Surabaya Convention Hall, selama tujuh hari (6/9-8/9/2016).

Tim SWIMP UP-SORTER digawangi oleh Frido Wahyu A. (FT), Ronny Ari Setiawan (FT), Dimas Firdaus Adami (FAPET), Wahyu Setiawan (FAPET), dan Mirsa Ita Dewi Adiana (FAPET) berada dibawah bimbingan dosen Eka Maulana, ST. M.Eng (FT) dan Dr. Ir. Gatot Ciptadi, DESS (FAPET).

SWIMP UP-SORTER adalah inovasi teknologi penyortir spermatozoa X dan Y yang bisa menentukan jenis kelamin. Read More…

Dalam menjalankan aktivitasnya, dokter gigi membutuhkan suatu wadah yang dapat menampung alat-alat kedokteran gigi yang jumlahnya terbilang cukup banyak. Selama ini untuk membawa peralatan yang banyak dan beragam tersebut, dokter gigi menggunakan toolbox yang biasa digunakan untuk menyimpan alat-alat tukang atau bengkel. Penggunaan produk yang tidak sesuai dengan fungsinya membuat kondisi peralatan yang dibawa saling campur dan tidak rapi. Bahkan benturan yang sering terjadi antar barang menyebabkan kerusakan pada peralatan di dalamnya.

Hal tersebut melatarbelakangi lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) untuk berinovasi dalam Program Kreativitas Mahasiswa-Karsa Cipta (PKM-KC), yaitu Donny Ramadhan (FKG 2014), Asrori Arsyad (FT 2013), Dandhi Tri Laksono (FT 2013), Faica Amalia Sari (FKG 2014), dan Hilda Octaviani (FKG 2014) menciptakan Dentmox atau Dental Magic Box.

Di bawah bimbingan dosen Eka Maulana, ST., MT., M.Eng, kelima mahasiswa tersebut membuat alat kedokteran gigi yang merupakan penggabungan dari toolbox dan oven pensterilan menjadi satu alat dimana alat ini lebih efektif, modern, dan efisien untuk dibawa dan digunakan dimana-mana dengan tujuan untuk memudahkan pekerjaan dokter gigi. Read More…

Teori Dasar MOSFET

N-channel MOSFET

MOSFET (Metal Oxide Semiconductor Field Effect Transistor) adalah suatu transistor dari bahan semikonduktor (silikon) dengan tingkat konsentrasi ketidakmurnian tertentu. Tingkat dari ketidakmurnian ini akan menentukan jenis transistor tersebut, yaitu transistor MOSFET tipe-N (NMOS) dan transistor MOSFET tipe-P (PMOS). Bahan silicon digunakan sebagai landasan (substrat) dari penguras (drain), sumber (source), dan gerbang (gate). Selanjutnya transistor dibuat sedemikian rupa agar antara substrat dan gerbangnya dibatasi oleh oksida silikon yang sangat tipis. Oksida ini diendapkan di atas sisi kiri dari kanal, sehingga transistor MOSFET akan mempunyai kelebihan dibanding dengan transistor BJT (Bipolar Junction Transistor), yaitu menghasilkan disipasi daya yang rendah.

Download Artikel pdf

Nets 2013 Proceeding DSSC

ORGANIC SOLAR CELL BASED ON EXTRACTION OF PAPAYA (Carica papaya) AND JATROPHA (Ricinus communis) LEAVES IN DSSC (DYE SENSITIZED SOLAR CELL)

Sholeh Hadi Pramono, Eka Maulana, M. Julius St.,  and Teguh Utomo

Electrical Engineering Department, Brawijaya University
Jl. MT Haryono 167 Malang 65145, Ph./Fax: 0341-554166
sholehpramono@ub.ac.id, ekamaulana@ub.ac.id

Abstract

This article shows an experimental result of  DSSCs (Dye Sensitized Solar Cell) fabrication and characterization of based on papaya (Carica papaya L.) leaves and  jatropha (Ricinus communis) leaves. Chlorophyll was extracted from the both leaves as organic dye materials to replace previous solar cells based on inorganic materials such as silicon. A TCO (Transparent Conductive Oxide) was used as a substrate material that surrounds the inner layer of DSSC. TiO2 nano particles, natural dyes, electrolytes, and counter electrode combined as an donor-acceptor layer. Thick film screen printing method is used for the adhesion of the TiO2 layer to the substrate. Couples of iodine and tri-iodine electrolyte solution used as an electron donor layer.  We designed the active area cell size of 1.8 x 1.8 cm on two layers of TCO glass substrate. The wavelength absorption measurements of extracted chlorophyll occurs in the spectrum of 300-700nm. We measured open circuit voltages (Voc)  under light illuminance of 18,000 lux are 289 and 245 mV of  papaya and jatropha leaves, respectively. A Sort circuit current was achieved at -17 and -6.7 µA. These cells have already reached fill factors (FF) exceeding 26% and 25%.

Keywords: DSSC, chlorophyll, organic, papaya, jatropha leaves.

References
  1. O’ Regan, M Gratzel. A low cost, high efficiency solar cell based on dye-sensitized colloidal TiO2 films. Nature 353 (1991) 737-739
  2. M. Gratzel. Photoelectrochemical cell. Nature 414 (2001) 338-344.
  3. S. Ito, T. N. Murakami, et.al, Fabrication of thinfilm dye sensitized solar cell with solar to electric power conversion effieciency over 10%, Thin Solid Film 516 (2008) 4613-4613.
  4. M. Gratzel, Photovoltaic Performance and  long-term stability of dye-sensitized solar meosocopic solar cell, C. R. Chimie 9 (2006) 578-583.
  5. S. Ito, P. Chen, P. Comte, et. al, Fabrication of Screen Printing Pastes From TiO2 Powders for Dye-Sensitized Solar Cells. Prog. in Photovolaics: Research and Applications (2007)  DOI: 10.100/pip. 768.
  6. M. Syahid, et. al, Recent Advancement in natural dye applications: a review.  Jurnal of Cleaner Production  (2013) 1-22.
  7. I. K. Ding, J. M. Kyriazi, N. L. Cevey-Ha, et.al, “Deposition of hole-transport materials in solid-state dye-sensitized solar cells by doctor-blading, Organic Electronic 11 (2010) 1217-1222.
  8. S. S. Kim, et. al, Annealing-free fabrication of P3HR:PCBM solar cell via simple brush painting, Solar Energy Material and Solar Cell 94(2010) 171-175.
  9. V. W. W. Yam , WOLEDs and Organic Photovoltaics.   New York: Springer-Verlag, 2010, ch. 1

paper (pdf)

QR Code

Effect of Ethanol-96% In Gasoline with Mixture Ratio Of 1:9 And 2:8 On The Combustion And Emission of 125cc Four-Stroke Engine

Dwi Fadila KURNIAWAN, Eko SISWANTO, Erni YUDANINGTYAS and Eka MAULANA

Electrical Engineering Department, Brawijaya University
Jl. MT Haryono 167 Malang 65145, Ph./Fax: 0341-554166
email: df_kurniawan@ub.ac.id

Abstract

This paper is purposed to describe the development of a main control unit (MCU) in an engine to support the transition in the use of fuel, from gasoline to ethanol. The study was conducted in several stages, beginning with the initial determination of the engine character engine, followed by an in-depth observation on the effect of ethanol in a gasoline mixture with proportion of 1:9 and 2:8. Furthermore an MCU was designed to optimize the combustion process of the mixture. So far, it is found that the addition of ethanol results in less perfect combustion in a standard engine while at same time decreasing the CO gas emission level, increasing HC and O2 gases, whereas the CO2 gas tends to remain.

Keywords – MCU, ethanol, combustion, four stroke engine.

REFERENCES
  1. Rice, R.W., Sanyal, A.K., Elrod, A.C., Bata, R.M., 1991. Exhaust gas emissions of butanol, ethanol and methanol–gasoline blends. Journal of Engineering for Gas Turbine and Power 113, 337–381.
  2. Waytulonis, Robert., Kittelson, David., Zarling, Darrick, 2008, “E20 Effects in Small Non-Road SI Engines”, Report to the Minnesota Department of Commerce, A literature and Information Search Center for Diesel Research, University of Minnesota
  3. Wittawat Imerb1, Chinda Charoenphonphanich2*, Pongsak Kummool2, Nuwong Chollacoop3 and Katsunori Hanamura4, 2010, “Starting Characteristics of an Engine using Neat Ethanol “, The First TSME International Conference on Mechanical Engineering, 20-22 October, 2010, Ubon Ratchathani
  4. Sitthiracha, Sitthichok, 2006, ” An Analytical Model of Spark Ignition Engine for Performance Prediction” Thesis, Automotive Engineering, King Mongkut’s Institute of Technology North Bangkok
  5. Al-Farayedhi, A. A., Al-Dawood, A. M. and Gandhidasan, P. 2004, “Experimental investigation of SI engine performance using oxygenated fuel.” Journal of Engineering for Gas Turbines and Power. Vol. 126 (2004) : 178-191.
  6. Boretti, Alberto, 2010, ” Analysis of Design of Pure Ethanol Engine”, University of Ballarat, Ballarat, Victoria, Australia
  7. Pikūnas Alvydas Saugirdas Pukalskas , Juozas Grabys , “Influence of Composition of Gasoline – Etahnol Blends on Parameters of Internal Combustion Engine, Journal of KONES Internal Combustion Engines 2003, vol. 10, 3-4

paper (pdf)

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang terjadi karena kelainan sekresi insulin. Penyakit ini menjadi beban besar bagi pelayanan kesehatan dan perekonomian di Indonesia baik secara langsung atau melalui komplikasi-komplikasinya. Komplikasi yang paling sering terjadi adalah adanya luka pada anggota gerak hingga berujung pada tindakan amputasi akibat luka yang tidak dirawat dengan baik.

Tim KYUBI beserta Dosen Pembimbing

Hal inilah yang menjadi latar belakang diciptakannya KYUBI (Kill Your Bacteria) oleh lima orang mahasiswa Universitas Brawijaya. Adalah Fahad Arwani, Reno Muktiaji Herdhiansyah (Teknik Elektro UB), Arfianita Ramadhani, Putro Aneswari (Ilmu Keperawatan UB), dan Muhammad Fahri Akbar (Ekonomi Pembangunan UB) yang berhasil menciptakan alat berkekuatan listrik untuk membunuh bakteri dan mengurangi luka pada penderita DM.

“Alat ini menggunakan tegangan dibawah 9 volt untuk membunuh bakteri khusus pada luka diabetes sejak awal” ujar Fahad ketika ditemui PRASETYA pada Jumat (28/2). “Tegangan 9 volt ini adalat batas tegangan listrik yang dapat ditoleransi oleh tubuh manusia,”tambahnya.

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang terjadi karena kelainan sekresi insulin. Penyakit ini menjadi beban besar bagi pelayanan kesehatan dan perekonomian di Indonesia baik secara langsung atau melalui komplikasi-komplikasinya. Komplikasi yang paling sering terjadi adalah adanya luka pada anggota gerak hingga berujung pada tindakan amputasi.

Alat ini dilengkapi dengan gel yang akan diletakkan sedemikian rupa sehingga posisi luka berada di antara kedua gel elektrolit. Kemudian operator menghidupkan alat. Sesaat setelah alat dihidupkan, alat akan menghasilkan keluaran berupa pulsa listrik DC dengan frekuensi sesuai dengan pengaturan yang telah ditetapkan programmer sebelumnya. Pulsa listrik ini akan melewati luka dan melakukan kompresi listrik dan memecah membran sel bakteri.

Sedangkan menurut Arfianita dan Putri, alat ini bisa menjadi alternatif pengobatan luka karena diabetes. “Selama ini, harga obat untuk luka diabetes masih tergolong mahal, bahkan satu butir obat bisa mencapai lebih dari lima ratus ribu. Alat ini dapat menjadi salah satu alternatifnya”, terangnya. Hasil ujicoba in vitro alat ini juga cukup memuaskan. Dalam waktu lima menit, mampu membunuh seratus persen sejumlah bakteri.

Alat yang telah memenangkan kategori Internasional pada ajang ESPRIEX 2013 yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Administrasi ini tengah menempuh proses uji klinis dan pengusahaan hak paten” ujar Fahri. [vicky]

Sumber: Humas UB

pH Sensor Kit SEN-10972

Need to measure precise pH? This kit includes everything you need including buffer solutions for calibration, pH probe, and even a board to connect directly to your favorite microcontroller. This is laboratory-grade equipment and not just a toy or educational kit.

All you need to do is follow the included instructions for calibrating the probe and connect it to the included pH Stamp. The pH Stamp outputs data from the probe over serial, so it couldn’t be much easier to use.

Include:

  • 250ml Red Buffer Solution – pH 4.0
  • 250ml Yellow Buffer Solution – pH 7.0
  • 250ml Blue Buffer Solution – pH 10.0
  • 250ml Storage Solution
  • pH Probe
  • pH Stamp
  • BNC Connector

Features:

  • pH probe
    • pH Range:  0-14 (Na+ error at >12.3 pH)
    • Speed of Response:  95% in 1 second
    • Isopotential point:  pH 7.00 (0 mV)
    • Offset:  +/- 0.20 pH
  • 3 buffer solutions and storage solution
  • 38400 baud rate default


Documents:

Pololu MinIMU-9 v2 adalah modul sensor inersia (Inertial Measurement Unit – IMU) yang merupakan gabungan dari 3 jenis sensor, yaitu sensor gyro, accelerometer dan compass. Kombinasi modul sensor ini dirilis pada tahun 2012 dengan tujuan untuk mengoptimalkan teknik pengukuran orientasi suatu benda di ruang bebas. Antarmuka sensor ini menggunakan I2C untuk mengakses sembilan data rotasi independen, percepatan, dan pengukuran magnetik yang dapat digunakan untuk menghitung orientasi absolut sensor. Modul MinIMU-9 dapat diaplikasikan pada peralatan instrumentasi bergerak seperti pada sistem navigasi udara, roket, robotik, dan sistem pertahanan udara.
Spesifikasi modul sensor MinIMU-9 v2 meliputi:

  • Catu daya : 2,5VDC – 5,5VDC
  • Berbasis L3G4200D sebagai sensor gyro 3-axis, LSM303DLM sebagai sensor accelerometer 3-axis dan 3-axis magnetometer.
  • Masing-masing data (gyro, accelerometer dan magnetic) dapat di ambil secara raw data (masing-masing data dapat diambil secara terpisah)
  • Telah dilengkapi dengan regulator tegangan internal 1,8V dan 3VDC
  • Supply current: 10 mA
  • antarmuka output I²C (masing-masing IC terhubung ke dalam 1 jalur I2C bus dengan alamat yang berbeda)

Diagram Rangkaian MinIMU-9 v2

  • Output format (I²C):
    • Gyro: one 16-bit reading per axis
    • Accelerometer: one 12-bit reading (left-justified) per axis
    • Magnetometer: one 12-bit reading (right-justified) per axis
  • Sensitivity range (dapat diatur):
    • Gyro: ±250, ±500, or ±2000°/s
    • Accelerometer: ±2, ±4, ±8, or ±16 g
    • Magnetometer: ±1.3, ±1.9, ±2.5, ±4.0, ±4.7, ±5.6, or ±8.1 gauss
  • Tersedia program GUI (PC) untuk melakukan perhitungan AHRS (Attitude and Heading Reference System) dan visualisasi secara 3D.

Visualisasi orientasi AHRS dihitung dari pembacaan MinIMU-9.

Download: MinIMU-9 v2 Datasheet L3GD20 datasheetLSM303DLHC datasheet, I2C NXP-Philips
Referensi: pololu.com