Inspiring the World

Eka Maulana, ST., MT., M.Eng

Dua mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (JTE FT-UB), Mirza Asrofi dan Muhammad Azmi, mengembangkan sistem otomatis pada alat pengemas semen segar untuk penggalakan inseminasi buatan. Alat ini dinamakan Electrical FORBEL (E-FORBEL). Teknologinya difungsikan untuk mempercepat proses pengenceran dan pengemasan semen segar di segala kondisi menggunakan Electrical Automation Vacum.

“Alat ini merupakan pengembangan dari Feeling Semen Portable (FORBEL) karya kolaborasi mahasiswa peternakan dan teknik mesin UB. Pemenang medali emas dan perak di PIMNAS XXVI tahun 2013 lalu di Mataram,” kata Mirza.

Di Indonesia, alat serupa dengan E-FORBEL hanya ada dua, yaitu di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari dan  BBIB Bandung. Harganya pun sangat mahal dan dibutuhkan teknisi khusus untuk mengoperasikannya. Di lain sisi, alat semacam ini dibutuhkan para peternak untuk meningkatkan produktivitas ternak potong dan ternak perah.

“E-FORBEL telah diuji kelayakannya di laboratorium lapangan Sumber Sekar Fakultas Peternakan UB. Kelebihan dari versi sebelumnya adalah proses pengemasan berlangsung otomatis, steril, dan mini straw terisi secara penuh,” kata mahasiswa angkatan 2011 ini.

E-FORBEL terdiri dari beberapa blok yaitu Filling, Vacumm, Mikrokontroler, Sealing dan LCD . Proses pengenceran, vacumm, filling, sealing, dan straw in pada E-FORBEL dikontrol secara otomatis menggunakan mikrokontroler ATmega 32. Rencananya, E-Forbel akan dilombakan di International Youth Invention Contest (IYIC) 2014 pada 8-9 Agustus mendatang di Seoul, Korea Selatan di bawah asuhan dosen pembimbing Eka Maulana ST, MT, M.Eng. [and/denok]

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

CAPTCHA Image
*